Atoe’s Weblog Can We Do It

Oktober 13, 2008

Obat-obatan Tradisional

Filed under: Tak Berkategori — Tag: — atoe @ 6:58 am

OBAT-OBATAN TRADISIONAL

DAUN DEWA
(Gynura divaricata) adalah daun yang bisa digunakan untuk penyakit kulit seperti flek hitam pada wajah. cara penggunaannya sangat sederhana yaitu dengan mengambil daunnya yang mempunyai getah lalu getahnya dioleskan pada flek hitam tersebut. Masih banyak manfaat bagi daun dewa tersebut. Seperti mengobati kencing manis, diabetes, dan penyakit dalam yaitu dengan cara meminum air rebusan daun tersebut yang sudah dikeringkan.

INFO OBAT TRADISIONAL BAYAM
Daun bayam kaya dengan nutrisi, salah satunya adalah zat besi yang diperlukan tubuh untuk merangsang pembentukan sel-sel darah merah. Menyantap sayur bayam sama artinya dengan melindungi diri dari gejala-gejala penyakit kurang darah yang membuat tubuh menjadi lemas/loyo.
Daun bayam baik untuk ginjal dan organ pencernaan oleh karena kandungan seratnya yang cukup tinggi sehingga dapat mengatasi sembelit dan melancarkan buang air besar.
Kandungan nutrisi yang ada di bayam dapat menurunkan kolesterol, gula darah, melancarkan peredaran darah dan menurunkan tekanan darah yang berlebihan.
Bagi ibu-ibu yang baru melakukan disarankan mengkonsumsi bayam, bayam dapat menyapu bersih sisa darah kotor (darah nifas).
Anjuran !
Bayam sebagai sayuran pencegah kanker usus, diabetes, gagal ginjal, rambut rontok, katarak dan rabun senja .
Bayam bukan untuk Asam Urat dan Rhematik ; bayam mengandung zat purin dengan kadar cukup tinggi yang di dalam tubuh diubah menjadi asam urat. Kondisi dapat memicu kekambuhan penyakit dengan gejala nyeri di persendian tangan dan kaki.
KHASIAT BAYAM SEBAGAI OBAT
Kurang Darah
Sediakan 3 genggam daun bayam merah, cuci bersih lalu tumbuk sampai halus, tambahkan 1 sendok makan air jeruk nipis, kemudian disaring. Tambahkan 1 sdm dan 1 butir kuning telur ayam kampung kedalam air daun bayam tadi.
Minum 1 kali sehari selama seminggu. Untuk pengobatan berikutnya, minum ramuan ini 2 x seminggu sampai sembuh.
Memperkuat Akar Rambut
Ambil 1 ikat daun dan batang bayam segar, lalu cuci bersih dan tumbuk sampai habis. Tambahkan garam halus seujung sendok teh. Aduk rata, peras dan saring airnya, minum sekaligus dan minum 2-3 kali sehari.
Penyakit Kuning
Masaklah daun bayam bersama dengan daging cumi-cumi dan dimakan selama beberapa hari.
BAYAM DURI
Sakit Gigi
Ambil akar daun bayam duri seperlunya, cuci bersih lalu kunyah.
Melancarkan ASI
Ambil satu batang bayam duri segar. Cuci bersih lalu ditumbuk sampai halus, kemudian balurkan pada payudara dan lakukan 3-4 kali sehari sampai ASI lancar.
Demam Ambil segenggam daun dan batang bayam duri segar. Cuci bersih lalu tumbuk, tambahkan air matang secukupnya sampai adonan kental. Tempelkan ramuan ini pada dahi dan pelipis.

KUNYIT

Penyakit yang bisa diobati kandungan utama kurkumin dan minyak atsiri, berfungsi untuk pengobatan hepatitis, antioksidan, gangguan pencernaan, anti mikroba (broad spectrum), anti kolesterol, anti HIV, anti tumor (menginduksi apostosis), menghambat perkembangan sel tumor payudara (hormone dependent and independent), menghambat ploriferasi sel tumor pada usus besar (dose-dependent), anti invasi, anti rheumatoid arthritis (rematik), mempunyai prospek yang cerah pada sektor industri hilir (Gambar 5) dalam berbagai bentuk (ekstrak, minyak, pati, makanan/minuman, kosmetika, produk farmasi dan IKOT/IOT). Diabetes melitus, Tifus, Usus buntu, Disentri, Sakit keputihan; Haid tidak lancar, Perut mulas saat haid, Memperlancar ASI; Amandel, Berak lendir, Morbili, Cangkrang (Waterproken).

MAHKOTA DEWA

Alkaloid, bersifat detoksifikasi yang dapat menetralisir racun di dalam tubuh Saponin, yang bermanfaat sebagai:

    • sumber anti bakteri dan anti virus
    • meningkatkan sistem kekebalan tubuh
    • meningkatkan vitalitas
    • mengurangi kadar gula dalam darah

Flavonoid

    • melancarkan peredaran darah ke seluruh tubuh dan mencegah terjadinya penyumbatan pada pembuluh darah
    • mengurangi kandungan kolesterol serta mengurangi penumbunan lemak pada dinding pembuluh darah
    • mengurangi kadar resiko penyakit jantung koroner
    • mengandung antiinflamasi (antiradang)
    • berfungsi sebagai anti-oksidan

<!–[if !supportLists]–>o <!–[endif]–>membantu mengurangi rasa sakit jika terjadi pendarahan atau pembengkakan Polifenol

Tanaman atau pohon mahkota dewa seringkali ditanam sebagai tanaman peneduh. Ukurannya tidak terlalu besar dengan tinggi mencapai 3 meter, mempunyai buah yang berwarna merah menyala yang tumbuh dari batang utama hingga ke ranting.

SIRIH

Kegunaan

  1. Batuk
  2. Sariawan
  3. Bronchitis
  4. Jerawat
  5. Keputihan
  6. Sakit gigi karena berlubang (daunnya)
  7. Demam berdarah
  8. Bau mulut
  9. Haid tidak teratur
  10. Asma
  11. Radang tenggorokan (daun dan minyaknya)
  12. Gusi bengkak (getahnya)

Penggunaan Luar

  1. Eksim
  2. Luka bakar
  3. Koreng (pyodermi)
  4. Kurap kaki
  5. Bisul
  6. Mimisan
  7. Sakit mata
  8. Perdarahan gusi
  9. Mengurangi produksi ASI dan menghilangkan gatal

JAHE

Jahe:

Jahe sebagai Ramuan Tradisional Peningkat Vitalitas Pria..! Ramuan obat asli Indonesia sudah lama dimanfaatkan oleh masyarakat kita karena sudah terbukti khasiatnya. Di samping efek sampingannya sangat kecil dibandingkan dengan obat modern, harganya pun jauh lebih murah. Hanya saja penggunaannya membutuhkan waktu dan ketelatenan. Apakah karena itu, yang memanfaatkan sampai saat ini lebih banyak kaum perempuan daripada laki-laki, tentu masih bisa diperdebatkan. Kenyataannya, beberapa pria masih enggan atau malu untuk menggunakannya.
Padahal tidak sedikit penyakit atau gangguan yang diderita kaum pria dapat disembuhkan dengan ramuan tradisional. Misalnya, ramuan, masakan, dan minuman macam apa yang dapat dicoba dan diuji keampuhannya untuk meningkatkan vitalitas pria.

Jahe Meredakan Nyeri Lambung sampai Radang Sendi Jahe (Zingiber officinale) bukan hanya populer sebagai bumbu masakan, tetapi juga tanaman obat yang telah dimanfaatkan manusia selama ribuan tahun. Sampai sekarang jahe masih digunakan secara luas sebagai obat tradisional untuk mengatasi mual dan gangguan pencernaan, Karena jahe mengandung sejumlah zat gizi seperti vitamin A, B1, C, Asam-asam amino, dan sebagainya. Unsur-unsur berkhasiat obat yang juga memberikan rasa tajam/kuat pada jahe adalah minyak – minyak asiri, gingerol, dan shogaol.

Jahe dan Teh Atasi KANKER Ibarat pencuri di malam hari, itulah kanker. Tak pernah ada yang tahu benar apa penyebab pastinya. Terapi terhadap penyakit kanker pun terus berkembang. Dari terapi “sederhana” yang menimbulkan gangguan hingga yang terkini dengan imunoterapi yang bisa meminimalkan keluhan penderita selama menjalani terapi.
Salah satu penemuan terbaru yang patut dicatat yaitu manfaat sari jahe dan teh hijau untuk mengatasi kanker. Demikian yang disampaikan para ahli dalam sebuah pertemuan bagi kalangan Riset Kanker di Amerika Oktober 2003

Jahe sebagai Obat Mabuk Laut KHASIAT jahe selain untuk penyedap masakan, ternyata menyimpan puluhan rahasia khasiat untuk pengobatan. Jika para orang tua sering mengatakan jika masuk angin makan saja wedang ronde atau jamu, sudah pasti di dalamnya mengandung jahe.
Bahkan, jika terdapat pegal linu di sekujur tubuh, orang banyak minum STMJ (susu telur madu jahe) atau sebagai obat gosok pada bagian yang terbentur benda keras. Masih banyak lagi khasiat kunir jahe yang sehari-hari dikenal sebagai penyedap masakan

Dari Masuk Angin Hingga Payudara Montok Jahe juga mengandung senyawa oleoresin yang lebih dikenal sebagai gingerol yang bersifat sebagai antioksidan. Sifat inilah yang membuat jahe disebut-sebut berguna sebagai komponen bioaktif antipenuaan.
Komponen bioaktif jahe dapat berfungsi melindungi lemak/membran dari oksidasi, menghambat oksidasi kolesterol, dan meningkatkan kekebalan tubuh.

Jahe, Mengobati Rematik, Batuk dan Radang Tenggorokan

Jahe, Penghilang Mual dan Kembung

Jahe Rempah yang Menghangatkan

KHASIAT RAMUAN KENCUR

KENCUR tidak saja sedap aromanya sehingga dijadikan campuran bumbu, tetapi lebih berkhasiat obat. Banyak penyakit dapat disembuhkan oleh ramuan kencur di antaranya:
1. Sakit Asma
Parut rimpang kencur secukupnya, kemudian peras airnya. Campur air perasan dengan dua sendok makan madu dan satu kuning telur ayam kampung, kocok-kocok sampai merata. Setelah bercampur, didiamkan sebentar, baru diminum.
2. Luka Memar
Kencur dan beras ditumbuk, balurkan pada bagian yang memar atau yang keseleo lalu dibalut. Lakukan beberapa hari sampai memar atau keseleo sembuh. Ramuan ini sebagai obat luka memar yang tidak terbuka, obat keseleo, pegal, dan bengkak.
3. Rematik
Satu ons kencur dan setengah ons jahe dirajang, campur dengan satu ons beras yang sudah digerus dan setengah ons biji kedawung. Bahan-bahan tersebut direbus dengan 2 gelas air dalam tempat tertutup. Biarkan rebusan mendidih hingga air tersisa satu gelas, kemudian diangkat. Setelah rebusan agak dingin tambahkan perasan jeruk nipis (separuh saja) dan madu dua sendok teh. Minum dua kali sehari masing-masing setengah gelas.
4. Tetanus
Siapkan rimpang kencur sebesar tiga jari. Tambahkan daun jinten setengah genggam. Cuci bersih semua bahan, lalu dipotong-potong seperlunya. Rebuslah dengan tiga gelas air bersih. Tambahkan tiga jari gula enau. Biarkan air rebusannya mendidih hingga tersisa lebih dari 1 1/2 gelas. Air rebusan didinginkan, baru disaring, bagi dua, dan diminum dua kali.
5. Keracunan Tempe Bongkrek
Sediakan setengah jari rimpang kencur, seperempat genggam daun sambiloto, sepertiga genggam daun kumis kucing, seperempat daun belimbing wuluh, dan dua jari gula enau. Semua bahan dicuci bersih dan dicacah seperlunya. Rebus semua bahan dengan dua gelas air, biarkan mendidih hingga tersisa satu gelas. Setelah dingin disaring. Bagi dua, untuk dua kali minum.

6. Muntah karena Masuk Angin
Bersihkan dengan air rimpang kencur 1,5 jari, lalu kunyah bersama sedikit garam. Setelah halus telan kunyahan kencur tersebut dan kemudian minum air hangat. Lakukan dua kali sehari hingga keluhan berkurang.
7. Keracunan Jamur
Sediakan satu jari rimpang kencur, sepertiga genggam daun sambiloto dan sepertiga genggam daun jinten. Tumbuk bahan sampai halus dan tambahkan air masak tiga perempat gelas. Peras dan saring, lantas minumkan ke penderita. Cukup lakukan sehari sekali.
8. Radang Anak Telinga
Ambil dua rimpang kencur sebesar ibujari dan 1/2 biji pala, digiling halus. Kemudian tambahkan sendok air hangat, lalu bobokan di sekitar telinga. Lakukan dua kali sehari sampai sembuh

KHASIAT LADA HITAM

Di dalam sebuah artikel mengenai Khasiat Lada Hitam, sdr Ramli Abdul Karim telah menulis sebagaimana berikut: DI antara rempah ratus, LADA HITAM ialah yang paling popular dan digunakan dengan meluas. – Ia dikenali oleh masyarakat di seluruh dunia sama ada sebagai ramuan masakan, perisa dan sos. – Lada hitam atau nama saintifiknya Piper nigrum L. dari keluarga Piperaceae dikenali dengan nama yang hampir serupa di kebanyakan negara Barat iaitu berdasarkan sebutan PEPPER.

Orang Belanda memanggilnya peber manakala di Perancis (poivre), Jerman (pfeffer), Greek (piperi), Itali (pepe), Norway (pepper), Romania (piper), Sweden (peppar) dan Turki (biber). -Dalam bahasa Thai, lada hitam dipanggil prik thai, Tamil (milagoo), Vietnam (hat-tieu), Punjabi (kali marich), Jepun (koshou), Hindi (gol mirch) dan Laos (mak phik noi).

Tumbuhan itu dikatakan berasal dari Malabar di pantai barat India Selatan yang hari ini terletak dalam negeri Kerala. – Di Asia Tenggara, lada hitam dikatakan telah tumbuh di Malaysia dan Indonesia sejak 2,000 tahun lalu. – Selain lada hitam Malabar dan Tellicherry dari India serta Belem dari Brazil, lada hitam Sarawak ialah antara yang paling bermutu dan cukup terkenal di serata dunia. – Walaupun ia lebih meluas penggunaannya dalam masakan dan makanan, namun lada hitam juga mempunyai khasiat dan kegunaan dalam perubatan berasaskan herba.

Pegawai Laboratori Fitoubatan, Institut Biosains, Universiti Putra Malaysia (UPM), Tajuddin Abdul Manap memberitahu, buah lada hitam boleh mengubati pening kepala, cirit-birit dan melawaskan kencing manakala daunnya pula merawat demam. – Menurutnya, buah lada hitam muda yang telah dibersihkan perlu direbus terlebih dahulu sebelum airnya diminum.

Jumlah buah muda yang digunakan bergantung kepada paras air dengan perbandingan satu atau dua sudu bagi setiap satu cawan air.

Selepas masak, air rebusan perlu diminum perlahan-lahan dan amalan ini tidak perlu diteruskan jika sakit kencing tidak lawas, cirit-birit dan pening kepala telah sembuh.

Tajuddin menambah, bagi mengubati demam, daun pokok lada hitam perlu ditumbuk hancur dan kemudian ditampalkan atau diikat pada dahi. – Sementara itu, kata beliau, untuk menyegarkan dan memanaskan badan ibu-ibu lepas bersalin, sedikit buah muda yang ditumbuk dengan ikan bilis dimakan bersama-sama nasi yang masih panas.

KHASIAT DAUN SALAM

Daun Salam (Syzygium polyanthum [Wight.] Walp.) sebagai Obat
Sifat dan Khasiat : Daun rasanya kelat dan astrigen

Kandungan Kimia : Salam menganung minyak asiri (sitral, eugenol), tanin dan flavonoid Bagian yang digunakan : Bagian yang digunakan adalah daun. Selain itu kulit batang, akar dan buah juga berkhasiat sebagai obat. Indikasi Daun digunakan untuk pengobatan: Kolesterol tinggi Kencing manis (Diabetes mellitus) Tekanan darah tinggi (Hipertensi) Radang lambung/maag (gastritis) Diare

Buah digunakan untuk pengobatan :

Mabuk alkohol
Cara pemakaian Untuk obat yang diminum, minum rebusan 7-20 lembar daun segar atau daun yang telah dikeringkan. Untuk pemakaian luar, giling daun, kulit batang atau akar sampai halus, lalu bubuhkan ke tempat yang sakit, seperti kudis dan gatal-gatal.

Diare

Cuci 15 lembar daun salam segar samapi bersih. Tambahkan 2 gelas air, lalu rebus sampai mendidih (Selama 15 menit). Selanjutnya masukkan sedikit garam. Setelah dingin, saring dan air saringannya diminum sekaligus

Kencing manis

Cuci 7-15 lembar daun salam segar, lau rebus dalam 3 gelas air samapai tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring dan air saringannya diminum sekaligus sebelum makan. Lakukan sehari 2 kali.

Menurunkan kadar kolesterol darah yang tinggi

Cuci 10-15g daun salam segar sampai bersih, lalu rebus dalam 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring dan air saringannya diminum sekaligus di malam hari. Lakukan pengobatan ini setiap hari.

Menurunkan tekanan darah tinggi

Cuci 7-10 lembar daun salam sampai bersih, lalu rebus dalam 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring dan air saringannya diminum sehari 2 kali, masing-masing 1/2 gelas.

Sakit maag

Daun salam segar sebanyak 15-20 lembar dicuci bersih. Rebus dengan 1/2 liter air sampai mendidih selama 15 menit. Tambahkan gula enau secukupnya. Setelah dingin, minum airnya sebagai teh. Lakukan setiap hari sampai rasa perih dan penuh dilambung hilang.

Mabuk alkohol

Cuci 1 genggam buah salam masak sampai bersih, lalu tumbuk sampai halus. Peras dan saring, lalu air yang terkumpul diminum sekaligus

KHASIAT BELIMBING WULUH

Blimbing wuluh, yang biasa menjadi bumbu makanan, memang acap digunakan sebagai obat darah tinggi. Kadang juga sebagai obat batuk. Padahal, khasiat tanaman obat satu ini lebih dahsyat. Belimbing wuluh dapat mengobati panu, sariawan usus, sakit gigi, rematik, sampai jerawat. Luar biasa kan?

Nama lokal: Limeng, selimeng, thlimeng (Aceh), selemeng (Gayo), Asom, belimbing, balimbingan (Batak), malimbi (Nias), balimbieng (Minangkabau), belimbing asam (Melayu), Balimbing (Lampung). calincing, balingbing (Sunda), Balimbing wuluh (Jawa), bhalingbhing bulu (Madura), Blingbing buloh (Bali), limbi (Bima), balimbeng (Flores), Libi (Sawu), belerang (Sangi).;

Penyakit yang dapat diobati: Batuk, sariawan (stomatitis), perut sakit, gondongan (parotitis),; Rematik, batuk rejan, gusi berdarah, sariawan, sakit gigi berlubang; Jerawat, panu, tekanan darah tinggi (hipertensi), kelumpuhan,; Memperbaiki fungsi pencernaan, radang rektum.;

Pemanfaatan: (1) Pagel linu: 1 genggam daun belimbing wuluh yang masih muda, 10 biji cengkeh, 15 biji lada, digiling halus lalu tambahkan cuka secukupnya. Lumurkan ketempat yang sakit.

Gondongan. 10 ranting muda belimbing wuluh berikut daunnya dan 4 butir bawang merah setelah dicuci bersih lalu ditumbuk halus. Balurkan ketempat yang sakit.

Batuk pada anak. Segenggam bunga belimbing wuluh, beberapa butir adas, gula secukupnya dan air 1 cangkir, ditim selama beberapa jam. Setelah dingin disaring dengan sepotong kain, dibagi untuk 2 kali minum, pagi dan malam sewaktu perut kosong. Batuk. 25 kuntum bunga belimbing wuluh, 1 jari rimpang temu-giring, 1 jari kulit kayu manis, 1 jari rimpang kencur, 2 butir bawang merah, 1/4 genggam pegagan, 1/4 genggam daun saga, 1/4 genggam daun inggu, 1/4 genggam daun sendok, dicuci dan dipotong-potong seperlunya, direbus dengan 5 gelas air bersih sampai tersisa 2 1/4 gelas. Setelah dingin disaring, diminum dengan madu seperlunya. Sehari 3 kali 3/4 gelas.

Batuk rejan. (a) 10 buah belimbing wuluh dicuci lalu ditumbuk halus-halus, diremas dengan 2 sendok makan air garam, lalu disaring. Minum, lakukan 2 kali sehari. (b) Buah belimbing wuluh dibuat manisan, sehari makan 3 x 6-8 buah.

Rematik. (a) 100 gr daun muda belimbing wuluh, 10 biji cengkeh dan 15 biji merica dicuci lalu digiling halus, tambahkan cuka secukupnya sampai menjadi adonan seperti bubur. Oleskan adonan bubur tadi ketempat yang sakit.

(b) 5 buah belimbing wuluh, 8 lembar daun kantil (Michelia champaca L.), 15 biji cengkeh, 15 butir lada hitam, dicuci lalu ditumbuk halus, diremas dengan 2 sendok makan air jeruk nipis dan 1 sendok makan minyak kayu putih. Dipakai untuk menggosok dan mengurut bagian tubuh yang sakit. Lakukan 2-3 kali sehari.

Sariawan. (a) Segenggarn bunga belimbing wuluh, gula jawa secukupnya dan 1 cangkir air direbus sampai kental. Setelah dingin disaring, dipakai untuk membersihkan mulut dan mengoles sariawan.

(b) 2/3 genggam bunga belimbing wuluh, dicuci lalu direbus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 2 1/4 gelas. Setelah dingin disaring lalu diminum, sehari 3 kali 3/4 gelas.

(c) 3 buah belimbing wuluh, 3 butir bawang merah, 1 buah pala yang muda, 10 lembar daun seriawan, 3/4 sendok teh adas, 3/4 jari pulosari, dicuci lalu ditumbuk halus, diremas dengan 3 sendok makan minyak kelapa, diperas lalu disaring. Dipakai untuk mengoles luka-luka akibat sariawan, 6-7 kali sehari.

Jerawat. (a) Buah belimbing wuluh secukupnya dicuci lalu ditumbuk halus, diremas dengan air garam seperlunya, untuk menggosok muka yang berjerawat. Lakukan 3 kali sehari. (b) 6 buah belimbing wuluh dan 1/2 sendok teh bubuk belerang, digiling halus lalu diremas dengan 2 sendok makan air jeruk nipis. Ramuan ini dipakai untuk menggosok dan melumas muka yang berjerawat. Lakukan 2-3 kali sehari.

Panu. 10 buah belimbing wuluh dicuci lalu digiling halus, tambahkan kapur sirih sebesar biji asam, diremas sampai rata. Ramuan ini dipakai untuk menggosok kulit yang terserang panu. Lakukan 2 kali sehari.

Darah tinggi. (a) 3 buah belimbing wuluh dicuci lalu dipotong-potong seperlunya, direbus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, minum setelah makan pagi.

(b) 10 buah belimbing wuluh, 1 jari rimpang kunyit, 1/4 genggam daun meniran, 3 jari labu air, 3 jari gula enau, dicuci dan dipotong-potong seperlunya, lalu direbus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 2 1/4 gelas. Setelah dingin disaring, minum. Sehari 3 x 3/4 gelas.

Sariawan usus, getah empedu sedikit. Buah diolah menjadi selai, makan.

Sakit gigi berlubang. 5 buah belimbing wuluh dicuci bersih, makan dengan sedikit garam, kunyah ditempat gigi yang berlubang

KHASIAT JERUK NIPIS

Selain menjadi sirup, air perasan jeruk nipis yang berasa asam menjadi campuran masakan atau minuman lain, seperti jamu. Buahnya mengandung banyak air dan vitamin C yang cukup tinggi. Daun, buah, dan bunganya mengandung minyak terbang.. Jeruk nipis mengandung asam sitrat, asam amino (triptofan, lisin), minyak atsiri (sitral, limonen, felandren, lemon kamfer, kadinen, gerani-lasetat, linali-lasetat, aktilaldehid, nnildehid) damar, glikosida, asam sitrun, lemak, kalsium, fosfor, besi, belerang vitamin B1 dan C. Rasa jeruk nipis yang asam bisa membantu membersihkan nikotin yang terdapat pada gigi dan mulut orang yang suka merokok. Dari kandungan berbagai minyak dan zat di dalamnya, jeruk nipis dimanfaatkan untuk mengatasi disentri, sembelit, ambeien, haid tak teratur, difteri, jerawat, kepala pusing atau vertigo, suara serak, batuk, bau badan, menambah nafsu makan, mencegah rambut rontok, ketombe, flu, demam, terlalu gemuk, amandel, penyakit anyang-anyangan (kencing terasa sakit), mimisan, dan radang hidung. Dari beberapa penelitian terakhir menunjukkan, jeruk nipis juga mempunyai manfaat mencegah kekambuhan batu ginjal, khususnya batu ginjal kalsium idiopatik. Menurut laporan tersebut, mengonsumsi jeruk nipis bisa mencegah timbulnya batu ginjal. Hal ini diakui oleh Kepala Instalasi Renal RS Dr Sardjito, Yogyakarta, Prof DR Mochammad Sja’bani.Pada penelitian tersebut diketahui bahwa jeruk nipis mengandung sitrat yang tinggi, sementara banyak penderita batu ginjal memiliki kadar sitrat yang rendah. Ia mengatakan kandungan sitrat jeruk nipis lokal (Citrus aurantifolia Swingle yang bulat) 10 kali lebih besar dibanding kandungan sitrat pada jeruk keprok, atau enam kali jeruk manis. Kandungan sitratnya mencapai 55,6 gram per kilogram. Pada umumnya asam sitrat dalam air kemih pada penderita batu ginjal paling rendah pada malam dan dini hari. Maka pemberian jeruk nipis lebih bagus dikonsumsi sesaat sesudah makan malam. Perasan jeruk nipis yang dikonsumsi sesudah makan malam tersebut dilaporkan tak menimbulkan keluhan lambung. Air perasan dua buah jeruk nipis itu diencerkan dalam dua gelas air. Meminum campuran jeruk ini bisa menurunkan dan mencegah kekambuhan batu ginjal kalsium idiopatik. Pencegahan penyakit ini perlu sebab jenis ini ditemukan pada sekitar 80 persen penderita batu ginjal. Namun, upaya pencegahan dan pengobatan penyakit ini dilakukan dengan cara membatasi konsumsi garam atau makanan asin, memberi masukan kalsium yang cukup, dan mengonsumsi protein rendah fosfat

KHASIAT DAUN PECAH BELING

Pecah beling atau nama saintifiknya Strobilanthes crispus atau Saricocalix crispus (Acanthaceae) merupakan tumbuhan yang berasal dari Madagascar hingga ke Indonesia dan telah dikenal pasti buat pertama kalinya oleh Thomas Anderson (1832 – 1870) yang mengkelaskan tumbuhan ini di bawah Spermatophyta (tumbuhan berbunga dan gymnosperma). Daun in dikenali dengan nama pecah beling, enyoh kilo, kecibeling atau kejibeling di Indonesia. Di Malaysia, pokok ini lebih dikenali dengan nama pecah kaca, pecah beling atau jin batu. Pokok mudah ditanam dan hidup subur di Malaysia. Daunnya telah digunakan secara tradisional untuk merawat kanser, kencing manis serta batu karang dan juga sebagai agen diuretik.Tumbuhan ini mempunyai kandungan kalsium karbonat yang tinggi dan air rebusannya bersifat alkali yang lemah. Kajian oleh Kusumoto dan rakan-rakan (1992) menyatakan bahawa ekstrak air pecah beling mempunyai kompaun atau molekul yang mampu untuk merencatkan pertumbuhan retrovirus; agen dalam jangkitan virus seperti sindrom kurang daya tahan penyakit (AIDS) dan juga mampu untuk merencatkan pertumbuhan sel leukemia. Terdapat banyak kompaun yang telah diasingkan dan dikenal pasti seperti asid kafeik, asid p-hidroksi benzoik, asid p-voumarik, asid vanillik, asid gentinik, asid ferulik dan asid siringik.Daripada kajian makmal yang dilakukan oleh Fakulti Perubatan dan Sains Kesihatan, Universiti Putra Malaysia (UPM), daun pecah beling mempunyai kandungan mineral yang sangat tinggi seperti kalium (51%), kalsium (24%), natrium (24%), ferum (1%) dan fosforus (1%). Daunnya juga mempunyai kandungan vitamin C, B1, B2 yang agak tinggi dan banyak bahan yang lain seperti katekin dan tannin. Daun ini juga mengandungi kafeina, tetapi kandungannya adalah rendah. Kesemua kandungan yang dinyatakan menyumbang kepada paras jumlah antioksidan (total antioxidant activity) yang sangat tinggi jika dibandingkan dengan yerbamate (teh herba) dan vitamin E (alfa-tokoferol).Bagi kajian antikanser pula, kajian praklinikal telah dijalankan untuk menilai keberkesanan ekstrak pecah beling secara in vitro (kultur tisu) dan in vivo (kajian haiwan). Bagi kajian kultur tisu, ekstrak pecah beling bertindak secara efektif untuk merencatkan pertumbuhan sel kanser kolon, kanser hati dan kanser buah dada. Ekstrak ini mampu membunuh sel kanser dengan mengaruh sel kanser ini mati secara semula jadi (apoptosis) tanpa kesan sampingan atau keradangan. Di samping itu, ekstrak pecah beling ini juga mampu untuk memendamkan gen penyebab kanser, sekali gus mengurangkan risiko dan keterukan kanser. Bagi kajian haiwan pula, ekstrak air pecah beling pada kepekatan 2.5% dan 5% mampu untuk mengurangkan keterukan kanser hati bagi tikus yang diaruh kanser hati.Fitosterol (sterol dari tumbuhan) telah berjaya diasingkan daripada daun pecah beling ini. Bahan ini telah terbukti mampu untuk merencatkan pertumbuhan sel kanser seperti yang telah disebutkan di atas. Bahan ini juga dikatakan mampu untuk menurunkan paras kolesterol darah kerana fitosterol akan bersaing dengan kolesterol di dalam usus, sekali gus menyebabkan kolesterol dari makanan tidak dapat diserap. Ekstrak air daun pecah beling juga telah diuji keberkesanannya sebagai agen antidiabetis pada tikus yang diaruh diabetes. Ekstrak daun pecah beling pada kepekatan 5% dan 7.5% mampu untukmenurunkan paras gula darah di samping meningkatkan paras jumlah antioksidan (total antioxidant level) darah bagi tikus yang diaruh diabetes atau kencing manis. Ekstrak ini tidak mempunyai kesan ke atas paras gula darah pada tikus normal, tetapi mampu untuk meningkatkan paras jumlah antioksida (total antioxidant level). Peningkatan paras jumlah antioksidan (total antioxidant level) dalam darah adalah penting untuk melindungi badan daripada radikal bebas. Oleh itu, ekstrak ini sesuai bukan sahaja untuk mereka yang berpenyakit, tetapi juga untuk mereka yang normal.Kami telah menyediakan formula teh daripada daun pecah beling. Teh pecah beling ini telah menunjukkan tahap antioksidan yang sangat tinggi, merencatkan pertumbuhan sel kanser buah dada dan kanser ovari dan juga berkesan untuk menurunkan paras gula darah pada tikus yang diaruh diabates atau kencing manis. Hasil yang menarik lagi ialah di mana teh pecah beling ini mampu untuk merencatkan pertumbuhan 2 daripada 9 mikroorganisma yang dikaji iaitu Streptococcus sobrinus dan Streptococcus mutans. Bakteria yang disebutkan ini adalah bakteria yang menyebabkan karies gigi.Kesimpulannya, daun pecah beling merupakan tumbuhan yang mempunyai banyak khasiat. Ia mempunyai jumlah antioksidan yang tinggi di samping mampu untuk bertindak sebagai agen antioksidan, antikanser, antidiabetes dan juga antimikrob. Walau bagaimanapun, kajian klinikal (human study) masih perlu dijalankan untuk menentukan kesannya terhadap pesakit kanser dan juga pesakit diabetes atau kencing manis

KHASIAT TEMPUYUNG

Penyembuhan penyakit batu ginjal memang bisa dilakukan dengan banyak cara. Dari yang tradisional hingga yang berteknologi canggih, semua sudah bisa dipilih di negeri ini. Masing-masing cara tentu ada kelebihan dan kekurangan.Bila dipilah-pilah, penyembuhan itu bisa dibedakan atas penyembuhan dengan obat, operasi, dan penembakan sinar laser atau gelombang kejut. Penentuan cara yang hendak dipilih sangat tergantung dari kondisi pasien. Makin berat kasus penyakit batu ginjal yang dialami pasien, makin radikal pula penyembuhannya.Bila batu ginjal itu masih kecil sehingga bisa diusahakan untuk dikeluarkan bersama air seni, maka digunakan obat diuretik pelancar pengeluaran urine. Namun, kalau batunya sudah membesar, obat penghancur batu pun mulai diperlukan. Kalau batu ginjal itu terdiri atas garam karbonat, obat penghancurnya dipilih yang di dalam ginjal bisa menjadi asam sehingga senyawa karbonatnya hancur atau larut. Terkadang pula, dalam kasus yang disertai adanya luka, penyembuhan pasien penderita batu ginjal memerlukan obat yang di dalam urine bersifat antibakteri. Luka tersebut terjadi karena batu telah merusak ginjal yang ditandai dengan adanya darah dalam kencing.Bila diameter batu ginjal lebih besar lagi, penyembuhan bisa dengan melakukan pemecahan batu menggunakan sinar laser atau gelombang kejut ultrasonik. Kalau upaya-upaya tadi belum membuahkan hasil, tindakan operasi pengangkatan batu biasanya dilakukan sebagai langkah akhir yang radikal. Ini pun tidak sepenuhnya menyelesaikan masalah karena setelah operasi dilakukan, batu ginjal masih mungkin muncul lagi.

Berkat kalium

Di samping cara-cara medis tadi, pengusiran batu ginjal juga bisa dilakukan dengan cara alternatif, yakni menggunakan obat tradisional yang terutama terdiri atas tanaman “penghancur” batu ginjal. Memang, belum semua obat tradisional telah diuji dengan penelitian ilmiah. Kalau pun sudah diteliti, seringkali belum dilakukan secara terinci seperti yang dilakukan terhadap obat-obatan modern. Obat-obatan tradisional lebih berdasarkan pada pengalaman empiris. Meski begitu, tanaman yang dikenal sebagai peluruh batu ginjal tadi berindikasi baik dan tergolong baik dalam dosis yang ditetapkan.Beberapa penelitian yang telah dilakukan terhadap khasiat tanaman dalam mengusir batu ginjal di antaranya melalui daya larut infus atau hasil proses lain terhadap kristal karbonat secara invitro dalam cawan petri. Tentu saja cara ini memiliki kelemahan, yakni belum tentu daya larutnya sama bila terjadi di dalam tubuh manusia.Penelitian juga dilakukan menggunakan tikus. Pada hewan percobaan ini biasanya dibuat batu dalam kandung kemih. Pembuatan batu dalam ginjal tikus belum dapat dilakukan. Hasilnya, beberapa tanaman dapat menghancurkan atau mencegah pembentukan batu dalam kandung kemih. Ini pun belum tentu berlaku bagi manusia. Lagi pula yang diuji berupa batu dalam kandung kemih, bukan batu ginjal.Beberapa tanaman yang telah diteliti tadi di antaranya tempuyung, srigunggu, sambang getih, gempur watu, dan keji beling IV. Dari sekian jenis tanaman tersebut tempuyung merupakan yang terpopuler. Bahkan, tanaman ini telah diolah dalam skala industri sebagai obat penghancur batu ginjal.

Tempuyung (Sonchus arvensis L) termasuk tanaman terna menahun yang biasanya tumbuh di tempat-tempat yang ternaungi. Daunnya hijau licin dengan sedikit ungu, tepinya berombak, dan bergigi tidak beraturan. Di dekat pangkal batang, daun bergigi itu terpusar membentuk roset dan yang terletak di sebelah atas memeluk batang berselang seling. Daun berombak memeluk batang inilah yang berkhasiat menghancurkan batu ginjal.

Di dalam daun tersebut terkandung kalium berkadar cukup tinggi. Kehadiran kalium dari daun tempuyung inilah yang membuat batu ginjal berupa kalsium karbonat tercerai berai, karena kalium akan menyingkirkan kalsium untuk bergabung dengan senyawa karbonat, oksalat, atau urat yang merupakan pembentuk batu ginjal. Endapan batu ginjal itu akhirnya larut dan hanyut keluar bersama urine.Untuk menggunakannya sebagai obat diperlukan lima lembar daun tempuyung segar. Setelah dicuci bersih, daun diasapkan sebentar. Daun tersebut dimakan sekali habis sebagai lalap bersama nasi. Dalam sehari kita bisa memakan lalap itu sebanyak tiga kali.
Cara lainnya, 500 mg daun tempuyung kering diseduh dengan air satu gelas minum seperti membuat teh. Air seduhan inilah yang diminum sebagai obat. Dalam sehari kita bisa meminumnya sebanyak tiga kali, sampai batu ginjal hilang.Penelitian tanaman ini dilakukan oleh almarhum Prof. Dr. Sarjito dari Universitas Gajah Mada Yogyakarta. Dalam penelitian itu dia merendam batu ginjal seseorang dalam rebusan daun tempuyung pada suhu kamar dan pada suhu 37oC. Bahan percobaan tadi ada yang digoyang seperti gerakan tubuh manusia, ada pula yang tidak. Setelah itu batu ditimbang dan kalsium dalam larutan diukur secara kimia. Hasilnya, semua batu ginjal berkurang bobotnya.Sarjito juga meneliti daya penghancuran batu ginjal manusia dengan melakukan pemeriksaan kristal dalam air seni dan dengan menggunakan sinar rontgen. Hasilnya, diketahui tanaman tempuyung dapat menghancurkan batu ginjal. Sayangnya, sampai sekarang belum diketahui senyawa yang melarutkan atau menghancurkan batu ginjal.

Hancurkan batu, relaksasi otot

Tanaman lain yang sudah cukup banyak diteliti khasiatnya dalam menyingkirkan batu ginjal adalah srigunggu (Clerodendron serratum Speng). Tanaman perdu tegak yang tingginya 1 – 3 m ini cukup dikenal di seluruh P. Jawa. Ia tumbuh dari daerah pesisir hingga pada ketinggian 1.700 m di atas permukaan laut. Berdasarkan penelitian Adjirni, dkk. (1996) tanaman ini terbukti memiliki daya penghancur batu kandung kemih pada tikus. Sedangkan Suyati Woro Indiyah (1983) membuktikan kemampuan srigunggu dalam merelaksasi otot polos usus. Sifat otot ini sama dengan yang terdapat pada saluran kemih. Lenturnya otot saluran kemih akan membantu jalannya batu keluar. Syaratnya, batu itu masih kecil. Penelitian Yun Astuti dan Adjirni Sa’roni juga membuktikan infus srigunggu dapat menghancurkan batu kemih buatan, meskipun tidak ditemukan adanya efek diuretik pada tikus putih.Srigunggu yang memiliki kadar kalium tinggi, ternyata juga mengandung senyawa flavonoid. Dari 100 g abu daunnya ditemukan 382 mg kalium. Bisa jadi, kandungan kalium yang tinggi inilah yang membuatnya mampu menyingkirkan batu ginjal.Untuk menjadikan srigunggu sebagai obat, diperlukan lima lembar daunnya. Daun tersebut direbus dengan empat gelas minum hingga volumenya tinggal 3/4-nya atau tiga gelas minum. Air rebusan inilah yang dijadikan obat. Setiap kali meminumnya, diperlukan 3/4 gelas. Ini dilakukan tiga kali dalam sehari.

Yang tak kalah galaknya dalam mengusir batu ginjal adalah daun keci beling. Nama yang lebih dikenal oleh oleh orang Jawa. Namun, bila menyebut nama itu, tanaman yang dimaksud sebenarnya lebih dari satu yang sama-sama memiliki khasiat menyingkirkan batu ginjal. Yakni, Hemigraphis colorata Hall. yang memiliki nama lain sambang getih, Strobilanthes crispus BL atau Sericocalys crispus Bremek yang dikenal sebagai keci beling IV, dan Ruellia napifera Zall. atau keci beling III yang sering pula dijuluki sebagai tanaman gempur watu. Sambang getih merupakan terna yang tumbuh liar dengan batang rebah. Biasanya ditanam di pinggir kebun. Daun tanaman ini mengandung kalium dengan kadar tinggi. Keci beling IV sejenis tumbuhan belukar yang kebanyakan tumbuh liar. Bagian yang digunakan obat batu ginjal adalah daunnya yang memiliki kadar kalium tinggi. Dalam 100 mg daun segar bisa diperoleh 322 mg kalium. Sedangkan informasi tentang gempur batu hampir tidak ditemukan selain bahwa daun tanaman ini dapat digunakan untuk mengobati kencing batu. Untuk menyingkirkan batu ginjal dengan menggunakan daun sambang getih diperlukan 30 lembar. Semuanya direbus dengan dua gelas minum air hingga mendidih beberapa menit. Air hasil rebusan ini diminum sekaligus.

Bila menggunakan daun keci beling IV diperlukan delapan lembar atau dengan bobot 25 g. Potong-potong daun tersebut lalu direbus dengan tiga gelas minum air hingga tinggal 3/4 bagiannya. Setelah disaring, tambahkan madu secukupnya. Air rebusan tadi dibagi menjadi tiga bagian masing-masing diminum untuk pagi, siang, dan malam hari. Sedangkan bila hendak memilih daun gempur watu sebagai obat, ada dua cara yang bisa dipilih. Pertama, diperlukan 10 lembar daun gempur watu segar. Daun tersebut diolah seperti mengolah daun keci beling IV. Begitu pula dengan dosisnya. Pada cara kedua diperlukan 15 g daun segar. Daun direbus dengan dua gelas minum hingga mendidih. Air rebusan tadi dikonsumsi untuk dua kali, masing-masing satu gelas.Dalam keadaan krisis ekonomi, obat-obat alternatif seperti ini memang tidak ada salahnya dicoba. Di samping murah, khasiatnya juga sudah dirasakan sejak lama meskipun penelitian ilmiahnya masih sangat terbatas.

Bagaimana pun juga pencegahan munculnya batu di dalam ginjal lebih penting. Cara yang termudah adalah dengan minum air yang cukup banyak. Dengan demikian garam-garam pembentuk batu ginjal bisa terencerkan dan tidak terjadi pengendapan. Kalau pun sudah terbentuk dengan ukuran renik, garam tersebut bisa terbawa bersama urine.

DAUN SELEDRI

Seluruh bagian seledri (daun dan batang) memiliki kegunaan sebagai tumbuhan yang mampu menurunkan tekanan darah karena mengandung minyak atsiri dan senyawa flavonoid. Selain itu, kandungan androsterone pada seledri menyimpan manfaat mendorong gairah seksual. Setelah mengunyah seledri, hormon tersebut keluar lewat pernapasan lelaki. Walaupun tidak berbau, keluarnya hormon tersebut bisa meningkatkan gairah seksual perempuan. Manfaat lain dari seledri adalah untuk menyembuhkan rematik, radang, usus buntu, tifus, keracunan, luka akibat gigitan serangga, demam akibat gigitan serangga , batuk dan asma.

Penyakit Yang Dapat Diobati :
Hipertensi, Sakit mata, Reumatik

1. Hipertensi Bahan: daun seledri secukupnya
Cara membuat: diperas dengan air masak secukupnya kemudian disaring;
Cara menggunakan: diminum 3 kali sehari 2 sendok makan, dan dilakukan secara teratur.

Catatan : penggunaan berlebihan berbahaya!

2. berguna untuk obat mata yang memiliki khasiat mengatasi sakit mata kering.
Bahan: 2 tangkai daun seledri, 2 tangkai daun bayam, 1 tangkai daun kemangi.

Cara membuat: semua bahan tersebut ditumbuk bersama kemudian diseduh dengan 1 gelas air panas dan disaring.

Cara menggunakan: di minum biasa.

3. Reumatik

Bahan: 1 tangkai daun seledri
Cara menggunakan: dimakan sebagai lalapan setiap kali makan.

ALPOKAT

Penyakit Yang Dapat Diobati :

Sariawan, melembabkan kulit kuring, kencing batu, sakit kepala; Darah tinggi (Hipertensi), nyeri saraf (neuralgia), nyeri lambung,; Saluran napas membengkak (bronchial swellings), sakit gigi,; Kencing manis (diabetes melitus), menstruasi tidak teratur.

BAGIAN YANG DIPAKAI: Daging buah, daun, biji.

KEGUNAAN:

Daging buah :

- Sariawan.

- Melembabkan kulit kering.

Daun:

- Kencing batu.

- Darah tinggi, sakit kepala.

- Nyeri syaraf.

- Nyeri lambung.

- Saluran napas membengkak (bronchial swellings).

- Menstruasi tidak teratur.

Biji:

- Sakit gigi.

- Kencing manis.

PEMAKAIAN

Untuk minum: 3-6 lembar daun.

Pemakaian Luar: Daging buah secukupnya dilumatkan, dipakai untuk masker. Daun untuk pemakaian setempat, biji digiling halus menjadi serbuk untuk menghilangkan sakit.

CARA PEMAKAIAN:

1. Sariawan:

Sebuah isi alpokat yang sudah masak diberi 2 sendok makan madu murni, diaduk merata lalu dimakan. Lakukan setiap hari sampai sembuh.

2. Kencing batu:

4 lembar daun alpokat, 3 buah rimpang teki, 5 tangkai daun randu, setengah biji pinang, 1 buah pala, 3 jari gula enau, dicuci lalu direbus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 2 1/4 gelas. Setelah dingin disaring lalu diminum. Sehari 3 x 3/4 gelas.

3. Darah tinggi :

3 lembar daun alpokat dicuci bersih lalu diseduh dengan 1 gelas air panas. Setelah dingin diminum sekaligus.

4. Kulit muka kering:

Buah diambil isinya lalu dilumatkan sampai seperti bubur. Dipakai untuk masker, dengan cara memoles muka yang kering. Muka dibasuh dengan air setelah lapisan masker alpokat tersebut mengering.

5. Sakit gigi berlubang:

Lubang pada gigi dimasukkan bubuk biji alpokat.

6. Bengkak karena Peradangan:

Bubuk dari biji secukupnya ditambah sedikit air sampai menjadi adonan seperti bubur, balurkan kebagian tubuh yang sakit.

7. Kencing manis:

Biji dipanggang di atas api lalu dipotong kecil-kecil dengan golok, kemudian digodok dengan air bersih sampai airnya menjadi coklat. Saring, minum setelah dingin.

8. Teh dan alpokat baik untuk menghilangkan rasa sakit kepala, nyeri lambung, bengkak pada saluran napas, rasa nyeri syaraf (Neuralgia) dan datang haid tidak teratur.

APEL

Penyakit Yang Dapat Diobati :
Kencing manis (diabetes mellitus), Diare;

1. Diabetes Mellitus

Bahan: 1 biji buah apel berukuran sedang.

Cara membuat : dibelah menjadi 4 bagian dan direbus dengan air 3-4
gelas sampai mendidih hingga tinggal 2 gelas.
Cara menggunakan : diminum pagi-sore, dan dilakukan secara rutin.

2. Diare

Bahan: buah apel yang belum begitu masak.
Cara menggunakan: dimakan biasa.

AREN

Penyakit Yang Dapat Diobati :
KHASIAT Diuretik.

KEGUNAAN

Tuak/legen:

-Sariawan.

-Sembelit.

Akar:

-Batu ginjal.

-Ruam kulit.

RAMUAN DAN TAKARAN

Batu Ginjal:

Ramuan:

Akar Aren 2 gram

Daun Keji beling 3 gram

Akar Alang-alang 3 gram

Herba Meniran 3 gram

Air 20 ml

Cara pembuatan:

Dibuat infus.

Cara pemakaian
Diminum 1 kali sehari, 100 ml.

Lama pengobatan:
Diulang selama 14 hari atau sampai bntu ginjal keluar. Pengobatan dihentikan setelah batunya keluar berupa batu, pasir, atau butiran. Selanjutnya minum rebusan daun Kumis Kucing dan herba Meniran, sebagai pengganti air teh.

Sembelit dan Sariawan:
Legen diminum seperti minuman segar lainnya.

ASAM JAWA

Penyakit Yang Dapat Diobati :
Asma, Batuk, Demam, Sakit panas, Reumatik, Sakit perut, morbili; Alergi/biduren, Sariawan, Luka baru, Luka borok, Eksim, Bisul; Bengkak disengat lipan/lebah, Gigitan ular bisa, Rambut rontok;

1. Asma

Bahan: 2 potong kulit pohon asam jawa, adas pulawaras secukupnya
Cara membuat: kedua bahan tersebut direbus dengan 1 liter air
sampai mendidih, kemudian disaring.
Cara mrnggunakan: diminum 2 kali sehari

2. Batuk Kering

Bahan: 3 polong buah asam jawa, ½ genggam daun saga
Cara membuat: kedua bahan tersebut direbus dengan 4 gelas air
sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas dan disaring
Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari, pagi dan sore

3. Demam

Bahan: 1 genggam daun asam jawa, adas pulawaras secukupnya;
Cara membuat: kedua bahan tersebut direbus dengan ½ liter air
sampai mendidih, kemudian disaring
Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari, pagi dan sore

4. Sakit Panas

Bahan: 2 polong buah asam jawa yang telah masak, garam secukupnya
Cara membuat: kedua bahan tersebut disedu dengan 1 gelas air
panas, kemudian disaring
Cara menggunakan: diminum biasa
Catatan: bagi ibu hamil tidak boleh minum resep ini

5. Reumatik

Bahan: 1 genggam daun asam jawa, 2-3 biji asam jawa (klungsu = jawa)
Cara membuat: kedua bahan tersebut ditumbuk halus
Cara menggunakan: dipakai untuk kompres bagian yang sakit

6. Sakit perut

a. Bahan: 3 polong buah asam jawa yang sudah masak, kapur sirih dan minyak kayu putih secukupnya
Cara membuat: semua bahan tersebut dicampur sampai merata
Cara menggunakan: digunakan sebagai obat gosok, terutama pada bagian perut

b. Bahan: 3 polong buah asam jawa, 1 potong gula aren
Cara membuat: kedua bahan tersebut disedu dengan 1 gelas air panas, kemudian disaring
Cara menggunakan: diminum biasa

c. Bahan: 2 polong buah asam jawa, 1 rimpang kunyit sebesar ibu jari, 1 potong gula kelapa
Cara membuat: Kunyit diparut, kemudian dicampur dengan bahan bahan lainnya dan diseduh dengan 1 gelas air panas, kemudian disaring
Cara menggunakan: diminum biasa

7. Morbili

Bahan: 1 – 2 potong buah asam jawa yang telah masak, 2 rimpang
kunyit sebesar ibu jari
Cara membuat: kunyit diparut, kemudian kedua bahan tersebut dicampur sampai merata
Cara menggunakan: digunakan sebagai bedak/obat gosok bagi penderita morbili

8. Alergi/Biduren (Jawa)

Bahan: 2-3 golong buah asam jawa yang telah tua, garam secukupnya, ¼ sendok kapur sirih.
Cara membuat: semua bahan tersebut direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 2 gelas dan disaring
Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari, pagi dan sore

9. Sariawan

Bahan: 2 polong buah asam jawa, 2 rimpang temulawak sebesar ibu jari, 1 potong gula kelapa
Cara membuat: semua bahan tersebut direbus sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas, kemudian disaring
Cara menggunakan: diminum biasa

10. Luka baru

Bahan: daun asam jawa secukupnya
Cara membuat: daun asam jawa dikunyah sampai lumat
Cara menggunakan: ditempelkan pada luka

11. Luka borok

Bahan: beberapa biji asam jawa (klungsu = jawa)
Cara membuat: biji asam jawa ditumbuk halus
Cara menggunakan: ditempelkan pada luka, kemudian diperban

12. Eksim dan Bisul

Bahan: 1 genggam daun asam jawa yang masih muda (sinom = jawa), 2 rimpang kunyit sebesar ibu jari

Cara membuat: kedua bahan tersebut ditumbuk sampai halus
Cara menggunakan: ditempelkan pada bagian yang sakit

13. Bengkak karena disengat lipan atau lebah

Bahan: 3 – 5 biji asam jawa dan minyak kayu putih secukupnya
Cara membuat: biji asam jawa ditumbuk halus
Cara menggunakan: bagian yang bengkak dibersihkan terlebih dahulu dengan kain yang dibasahi dengan minyak kayu putih, kemudian ditaburi/ditempeli dengan bubukan biji asam jawa tersebut.

BAWANG MERAH

Penyakit Yang Dapat Diobati :
SIFAT KHAS Menghangatkan, rasa dan bau tajam. KHASIAT Bakterisid, ekspektoran, dan diuretik. PENELITIAN M. Jufri Samad, 1987. FMIPA Farmasi UNHAS. Telah melakukan penelitian pengaruh ekstrak umbi lapis Bawang Merah terhadap penurunan kadar gula darah normal kelinci. Dari hasil penelitian tersebut, ternyata ekstrak umbi Bawang Merah dengan dosis 250 mg/kg bb, menyebabkan penurunan kadar gula darah normal sebesar 23,46 %. Pada pemberian tolbutamid dosis 250 mg/kg bb secara oral, menunjukkan penurunan kadar gula darah normal sebesar 22,21 %, dan pemberian air suling dengan takaran 5 ml/kg bb secara oral menunjukkan penurunan kadar gula darah normal sebesar 3,00 %. Tri Purwaningsih, 1991. FMIPA Farmasi UI. Telah melakukan penelitian efek protektif Bawang Merah pada kerusakan hati akibat karbon tetraklorida.Dari hasil penelitian tersebut, ternyata Bawang Merah menghambat peningkatan GPT plasma dan kerusakan jaringan hati akibat CCl4.

KEGUNAAN
1. Batuk.
2. Haid tidak teratur.
3. Kencing manis.
4. Obat cacing.
5. Demam pada anak-anak (obat luar).
6. Perut kembung pada anak-anak (obat luar).

RAMUAN DAN TAKARAN

Batuk

Ramuan:
Umbi Bawang merah 4 gram
Daun Poko segar 4 gram
Daun Sembung segar 3 gram
Herba Pegagan segar 4 gram
Buah Adas 2 gram
Air 125 ml

Cara pembuatan:
Dipipis, dibuat infus atau pil.

cara pemakaian:
Diminum sehari 1 kali, pagi hari 100 ml. Apabila dipipis diminum 1 kali sehari 1/4 cangkir. pil, diminum 3 kali sehari 9 pil.
Lama pengobatan:
Diulang selama 14 hari.

Kencing Manis
Ramuan:
Umbi Bawang Merah (dirajang) 4 gram
Buah Buncis (dirajang) 15 gram
Daun Salam (dirajang) 10 helai
Air 120 ml

Cara pembuatan:
Dibuat infus.
Cara pemakaian:
Diminum sehari 1 kali 100 ml.
Lama pengobatan:
Diulang selama 14 hari.
Demam dan Perut
Kembung pada Anak-anak
Ramuan:
Umbi Bawang Merah (potong tipis) secukupnya
Minyak Kelapa secukupnya
Minyak Kayu Putih secukupnya

Cara pembuatan:
Diremas-remas.

Cara pemakaian:
Minyak tersebut dioleskan pada perut yang kembung, seluruh badan, kaki, dan tangnn pada anak yang demam.

BELUNTAS

Penyakit Yang Dapat Diobati :
Bau badan, Nafsu makan, menurunkan panas, scabies, TBC;

BAGIAN YANG DIPAKAI: Seluruh tanaman, segar/dikeringkan.

KEGUNAAN :

1. Menghilangkan bau badan.

2. Gangguan pencernaan pada anak-anak dan menambah nafsu makan.

3. Menurunkan panas, peluruh keringat.

4. Scabies.

5. TBC kelenjar leher (Cervical tuberculous lymphadenitis)

6. Nyeri pada rheumatik, sakit pinggang (Lumbago)

PEMAKAIAN: 10 – 15 gr, direbus.

CARA PEMAKAIAN:

1. Gangguan pencemaan pada anak-anak: daun dicampurkan pada bubur saring/nasi tim.

2. TBC kelenjar leher:

- extra batang dan daun beluntas, extra gelatin dari kulit sapi, Laminaria japonica (rumput laut). Bahan-bahan ini ditim sampai lunak, Ialu dimakan.

- Laminaria japonica (rumput laut)

3. Nyeri rheumatik: 15 gr akar beluntas, direbus, minum.

4. Menghilangkan bau badan: sebagai lalap.

5. Peluruh keringat, menurunkan panas:

Daun direbus, atau diseduh sebagai teh, minum.

BAWANG PUTIH

1. Hipertensi

a. Bahan: 3 siung bawang putih,

Cara membuat: bawang putih ditumbuk halus dan diperas dengan

air secukupnya, Ialu disaring;

Cara menggunakan: diminum secara teratur setiap hari.

b. Bahan : 2 siung bawang putih;

Cara membuat: bawang putih dipanggang dengan api;

Cara menggunakan: dimakan setiap pagi selama 7 hari.

2. Asma, batuk dan masuk angin

Baban: 3 siung bawang putih, 1 sendok makan madu dan gula batu

secukupnya;

Cara membuat: bawang putih ditumbuk halus, kemudian dioplos

bersama bahan lainnya sampai merata dan diperas/disaring;

Cara menggunakan: diminum setiap pagi sampai sembuh.

3. Sakit kepala

Bahan: umbi bawang putih;

Cara membuat: umbi bawang putih ditumbuk halus;

Cara menggunakan: untuk kompres pada dahi.

4. Sakit kuning, sesak nafas dan busung air

Bahan: 1 umbi bawang putih, 1 potong gula batu sebesar telur ayam

Cara membuat : umbi bawang putih ditumbuk halus, kemudian kedua

bahan tersebut direbus bersama dengan 3 gelas air sampai mendidih

dan diaduk sampai merata, dan disaring;

Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari 2 sendok makan, pagi dan

sore.

5. Ambeien

Bahan : umbi bawang putih;

Cara membuat: umbi bawang putih ditumbuk halus, kemudian diperas

untuk diambil airnya;

Cara menggunakan: dioleskan di sekitar dubur setiap hari.

6. Sembelit

Bahan: yoghurt bawang putih dan bawang merah secukupnya;

Cara membuat: kedua bahan tersebut ditumbuk halus, diperas untuk

diambil airnya, kemudian dicampur sampai merata dan disaring;

Cara menggunakan: diminuni biasa.

7. Luka memar karena tikaman atau pukulan

Bahan: bawang putih dan 1 sendok madu;

Cara membuat: bawang putih ditumbuk halus, kemudian diberi 1

sendok madu dan dicampur sampai merata;

Cara menggunakan: dioleskan pada bagian yang luka.

8. Luka kena benda tajam berkarat

Bahan: umbi bawang putih dan minyak kelapa secukupnya;

Cara membuat: umbi bawang putih dibakar, kemudian dicelupkan ke

dalam minyak kelapa dan ditumbuk halus;

Cara menggunakan: dioleskan pada bagian yang luka.

9. Mempercepat matangnya bengkak abses

Bahan : umbi bawang putih;

Cara membuat: umbi bawang putih dipanasi dengan minyak cat,

kemudian ditumbuk halus;

Cara menggunakan : ditempelkan pada bagian yang bengkak.

10. Untuk mengeluarkan serpihan kaca, kayu atau duri

Bahan: umbi bawang putih;

Cara membuat: umbi bawang putih ditumbuk halus;

Cara menggunakan: ditempelkan pada baglan yang kemasukan

serpihan kaca, kayu atau duri.

11. Sengatan serangga

Bahan: umbi bawang putih, sendowo dan garam secukupnya;

Cara membuat: umbi bawang putih ditumbuk halus, kemudian

dicampur dengan bahan lainnya sampai merata;

Cara menggunakan: dioleskan ada bagian tubuh yang disengat

serangga.

12. Mengusir cacing kremi dan cacing perut

Baban: beberapa siung bawang push;

Cara membuat: dikupas dan dicuci bersih;

Cara menggunakan: dimakan langsung.

13. Sulit tidur (insomnia)

Bahan: beberapa slung bawang putih;

Cara membuat: dikupas dan dicuci bersih;

Cara menggunakan: dimakan langsung sebelum tidur.

BENALUÂ

1. Tumor dan Kanker
Bahan: 1-2 batang benalu yang menempel pada 1 pohon teh, 1
batang rumput alang-alang, adas palawaras secukupnya.
Cara Membuat: semua bahan direbus dengan 3 gelas air sampai
mendidih, kemudian disaring.
Cara menggunakan: diminum 1 kali sehari  ½ gelas.
2. Amandel
Bahan: 1 batang benalu yang menempel pada 1 pohon jeruk nipis,
adas palawaras secukupnya.
Cara Membuat: kedua bahan direbus dengan 3 gelas air  sampai
mendidih, kemudian disaring.
Cara menggunakan: diminum 1 kali sehari  ½ gelas.
3. Campak
Bahan: 1-2 batang benalu adas pulasari secukupnya.
Cara Membua: kedua bahan tersebut ditumbuk bersama sampai
halus.
Cara menggunakan: digunakan sebagai bedak bagi yang kena
campak.

1 Komentar »

  1. terimakasih ataas informasi yg berharga ini,mudah-mudah khasanah indonesia di bidan herbal menjadi tambah maju dan modern.kita wajib mencintai tanah air indonesia yg penuh dengan limpahan tanaman yg bemanfaat.
    sekali lagi trima kasih

    Komentar oleh DZIE — Januari 5, 2010 @ 2:00 pm


Umpan RSS untuk komentar-komentar pada pos ini. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

The Banana Smoothie Theme. Blog pada WordPress.com.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: